Sebagai Port Captain, Nanda harus tahu di mana posisi kapal, tujuan, estimasi ketepatan waktu di tempat bongkar maupun muat, dan juga memantau keadaan cuaca yang mungkin juga menghambat jalannya kapal. Setiap akhir bulan Nanda akan melakukan presentasi bagaimana performa kapal apakah meningkat atau justru menurun.

Jika menurun, maka akan diadakan rapat untuk mengevaluasinya. “Tentunya dengan bantuan mentor saya. Beliau adalah Kapten Amir yang juga merupakan Port Captain. Saya banyak belajar dari pengalaman beliau bukan hanya di bidang pekerjaan juga di bidang kerohanian. Sebab, menurut saya setiap pekerjaan harus diimbangi dengan jiwa rohani yang menjadi dasar kehidupan, serta sebagai Port Captain saya juga harus tahu alat navigasi dan juga semua hal tentang kapal. Walaupun jurusan saya di ketatalaksanaan, tapi saya juga praktik di bagian oprasional kapal,” jelas Juara 1 Lomba Dayung Kategori Tim Putri Dalam Peringatan Haornas Dan HUT TNI AL Kota Semarang tahun 2020 ini.
Selain itu, Nanda juga belajar sebagai Crewing di mana harus mengatur pergantian kru di masa covid dan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Selain itu, mengurus dokumen kelengkapan kru. Nanda juga masuk ke divisi safety, yaitu di mana dirinya harus ke kapal melakukan inspeksi dengan tim safety, seperti melakukan pengecekan alat navigasi dan juga keselamatan. Apakah sudah sesuai prosedur atau ada yang perlu diganti akibat rusak maupun kedaluwarsa, dan juga memberikan evaluasi terhadap semua kru di atas kapal akan pentingnya keselamatan saat berada di atas kapal. Selain itu, Nanda juga rutin melakukan drill latihan pemadam kebakaran di atas kapal guna melatih kesigapan para kru jika sewaktu-waktu terjadi insiden berupa kebakaran.
Apakah pekerjaan selama prada sesuai dengan yang diajarkan di kampus? Menurutnya, apa yang diajarkan di kampus sesuai dan bermanfaat selama prada. Nanda juga mendapat ilmu baru yang tidak didapat pada saat pembelajaran di kampus. Menurutnya, ada beberapa hal yang berbeda selain karena program studi yang dipelajarinya adalah ketatalaksanaan. Tetapi dirinya juga harus belajar tentang navigasi, yang biasanya dipelajari di jurusan kenautikaan. “Menurut saya ini adalah bekal yang sangat bagus untuk masa depan saya karena ilmu itu tidak harus melulu tentang apa yang kita pelajari selama berada di kampus. Menurut saya ilmu adalah pengalaman yang belum pernah kita pelajari sebelumnya,” ungkapnya.