Politikus Partai Nasdem ini menjelaskan, pemerintah pusat sudah mengatur terkait tata tertib protokol kesehatan (prokes) Covid-19, sehingga kalau memang penjemputan MRS membeludak, maka hal itu disebabkan oleh para penjemput yang tidak menuruti tata tertib, bukan karena pernyataan Mahfud MD.
“Tidak etis kalau akhirnya menyalahkan Pak MMD. Beliau juga kan sebagai Menko Polhukam tentunya sudah mengingatkan soal tertib ini. namun kenapa masyarakat sudah dikasih tahu masih melanggar? itu yang seharusnya menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Legislator dapil DKI Jakarta ini menambahkan, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk saling menyalahkan atas kejadian kerumunan di acara MRS, apalagi jika polemik ini sampai berlarut-larut. Dia meminta masyarakat memberikan kesempatan pada kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut.
“Ini bukan waktunya kita menyalahkan siapa yang salah siapa yang benar, atau siapa yang harus bertanggung jawab. biarkan ini menjadi kerja kepolisian untuk menyelidiki dan menindak oknum yang tidak mematuhi tata tertib dari penjemputan tersebut,” pungkas Bendahara Umum Partai Nasdem ini.
(Khafid Mardiyansyah)