Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Guru Pembuat Soal "Anies Diejek Mega" Minta Maaf

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 16 Desember 2020 |18:27 WIB
Guru Pembuat Soal
Guru pembuat soal "Anies Diejek Mega" minta maaf (Foto : Okezone.com/Fakhri)
A
A
A

JAKARTA - Guru pembuat soal "Anies diejek Mega", Sukirno mengaku menyesal telah membuat soal ujian tersebut bagi siswanya di SMP 250 Cipete, Jakarta Selatan. Dia pun meminta maaf dan mengaku khilaf atas perbuatannya tersebut.

"Saya menyampaikan penyesalan yang mendalam atas apa yang saya lakukan, terutama dalam penyusunan naskah soal. Saya tidak bermaksud apa-apa dalam menyusun naskah itu, dan kekhilafan saya, kesalahan saya," kata Sukirman usai menemui Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, Rabu (16/12/2020).

Sukirno juga meminta maaf kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia pun menyesalkan opini yang berkembang di media sosial (medsos) akibat soal ujian yang dibuatnya kepada Presiden kelima Indonesia itu.

"Kepada Ibu Megawati selaku Presiden kelima saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas opini yang berkembang di masyarakat atas opini yang berkembang di masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Marahi Guru SMP, Ketua DPRD DKI: Apa yang di Otak Bapak, Tahu Enggak Megawati Itu Siapa!

Sukirno juga meminta maaf kepada masyarakat dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantaran telah gaduh akibat soal ujian yang dibuatnya.

"Kepada masyarakat DKI dan Indonesia juga mohon maaf sebesar-besarnya karena buat suasana tidak nyaman, dan kepada Gubernur DKI Pak Anies saya minta maaf karena buat kegaduhan di masyarakat. Akhirnya saya sampaikan maaf sebesar-besarnya, semoga semua pihak dapat memaafkan," tuturnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement