Kedutaan AS di Zona Hijau Baghdad Dihujani Roket, Setidaknya 1 Orang Terluka

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 21 Desember 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 21 18 2331408 kedutaan-as-di-zona-hijau-baghdad-dihujani-roket-setidaknya-1-orang-terluka-LY7ilU2y64.jpg Foto: Twitter.

BAGHDAD - Setidaknya delapan roket Katyusha mendarat di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat dalam serangan yang menargetkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). “Hujan” roket yang terjadi pada Minggu (20/12/2020) itu menyebabkan beberapa kerusakan kecil di kompleks tersebut, demikian dikatakan sumber militer Irak dan kedutaan.

Dalam sebuah pernyataan, militer Irak mengatakan "kelompok penjahat" menembakkan delapan roket. Sebagian besar rudal menghantam kompleks perumahan dan pos pemeriksaan keamanan di dalam zona itu, merusak gedung-gedung dan mobil serta melukai seorang tentara Irak.

BACA JUGA: Serangan Roket Hantam Zona Hijau Baghdad, Tewaskan Seorang Anak

Sirene menggelegar dari kompleks kedutaan di dalam zona itu, yang menampung gedung-gedung pemerintah dan misi asing. Sistem anti-roket mengalihkan salah satu roket, kata seorang pejabat keamanan yang berkantor di dalam Zona Hijau.

Kedutaan Besar AS mengutuk serangan itu dan mendesak semua pemimpin politik dan pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan tersebut dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.

“Kedutaan Besar AS mengonfirmasi bahwa roket yang menargetkan Zona Internasional menghasilkan keterlibatan sistem pertahanan Kedutaan. Ada beberapa kerusakan kecil di kompleks Kedutaan tetapi tidak ada korban luka atau korban,” kata kedutaan dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters.

Dalam pernyataan berikutnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan setidaknya ada satu korban sipil Irak dan berharap mereka yang terluka segera pulih.

BACA JUGA: 3 Serdadu AS Tewas di Zona Hijau Irak

Para pejabat AS menyalahkan milisi yang didukung Iran atas serangan roket rutin terhadap fasilitas AS di Irak, termasuk di dekat kedutaan di Baghdad. Tidak ada kelompok yang didukung Iran yang mengklaim bertanggung jawab.

Pompeo menyebut milisi semacam itu sebagai penghalang paling serius bagi perdamaian dan kemakmuran di Irak, dan menambahkan:

Kami menyerukan kepada semua warga Irak untuk mendukung upaya pemerintah mereka untuk memperkuat kedaulatan Irak, untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab atas serangan tercela ini dan memastikan bahwa semua milisi yang saat ini didukung Iran berada di bawah kendali negara.

Seorang juru bicara presiden Irak juga mengutuk serangan itu.

Serangkaian kelompok milisi mengumumkan pada Oktober bahwa mereka telah menangguhkan serangan roket terhadap pasukan AS dengan syarat bahwa pemerintah Irak memberikan jadwal penarikan pasukan Amerika.

Tetapi serangan roket ke Kedutaan Besar AS pada 18 November adalah tanda yang jelas bahwa milisi yang didukung Iran telah memutuskan untuk melanjutkan serangan di pangkalan AS, kata pejabat keamanan Irak.

Washington, yang perlahan-lahan mengurangi 5.000 tentaranya di Irak, mengancam akan menutup kedutaannya kecuali pemerintah Irak mengendalikan milisi yang berpihak pada Iran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini