STOCKHOLM – Sebuah lonceng gereja seberat setengah ton telah dicuri dari paroki Bromma di Swedia. Lonceng itu memiliki nilai seni dan sejarah dan telah berada di Bromma selama hampir empat abad.
"Lonceng Kecil" bersejarah di Gereja Bromma berasal dari tahun 1638 dan dikenal oleh penduduk setempat selama beberapa ratus tahun. Meskipun rusak akibat kebakaran pada 1970-an, bangunan ini tetap dipertahankan karena nilai historisnya.
BACA JUGA: Koin Emas Terbesar Bernilai Rp59 M Digondol Maling, Kok Bisa?
Selama sepuluh tahun terakhir, lonceng, yang retakannya tidak dapat diperbaiki, telah ditempatkan di luar gereja, dari tempat diyakini telah dicuri.
"Sangat disayangkan bahwa itu hilang. (Lonceng) itu adalah bagian penting dari sejarah kami," kata Torbjörn Gustavsson, pendeta dari paroki Bromma, kepada surat kabar Aftonbladet.
Tidak diketahui siapa yang mungkin mencuri lonceng seberat 500 kilogram itu, tetapi menurut pendeta, pencuri itu pasti menggunakan semacam bantuan, karena beratnya.
"Awalnya saya mengira seseorang telah menggelindingkannya sebentar, tetapi ketika saya melihatnya lebih dekat, saya menyadari bahwa itu tidak mungkin. Saya tidak benar-benar tahu terbuat dari logam apa, tetapi itu bukan tembaga murni. Tapi itu cukup kokoh, jadi mungkin diperlukan semacam mesin untuk mengangkatnya," ujarnya.
Menurut Torbjörn Gustavsson, tidak ada jejak pelaku di sekitar area tempat bel itu berada.
BACA JUGA: Pencuri Tonton Video Porno di Gereja
Pencurian tersebut telah dilaporkan ke polisi.
Menurut Europol, penjualan karya seni dan benda bersejarah curian adalah pasar ilegal terbesar ketiga di Eropa. Berapa banyak uang yang diperdagangkan setiap tahun, masih belum diketahui. Rata-rata, 25.000 benda bersejarah disita setiap tahun oleh polisi di seluruh Eropa.
Bromma adalah sebuah distrik di Greater Stockholm, yang dikenal sebagai salah satu wilayah kota yang kaya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.