Netanyahu: Normalisasi Hubungan dengan Israel Wujudkan Ramalan dalam Kitab Suci

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 29 Desember 2020 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 28 18 2335195 netanyahu-normalisasi-hubungan-dengan-israel-wujudkan-ramalan-dalam-kitab-suci-leBpxQrWOO.jpg Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. (Foto: Reuters)

TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab adalah realisasi dari ramalan alkitabiah.

"Hebatnya, di Timur Tengah ini, kami telah secara aktif membuat kemajuan dalam mewujudkan ramalan alkitabiah tentang 'perdamaian di bumi', atau setidaknya di bagian bumi ini," kata Netanyahu pada Rabu (23/12/2020) sebagaimana dilaporkan surat kabar Israel The Jerusalem Post.

BACA JUGA: AS Tawarkan Miliaran Dolar untuk Normalisasi Hubungan dengan Israel, Ini Kata Kemlu RI

"Setahun terakhir ini, dan dengan bantuan aktif dari Amerika Serikat dan Presiden Trump, kami telah bergerak maju dengan Abraham Accords, mencapai terobosan bersejarah antara Israel dan dunia Arab," tambahnya.

"Setelah 26 tahun tanpa perjanjian perdamaian baru, kami telah memiliki empat perjanjian baru dalam waktu kurang dari empat bulan dan ini hanyalah permulaan," kata Netanyahu dalam laporan The Times of Israel.

"Ini adalah perubahan baru dan revolusioner," tambahnya. "Itu akan membuat kehidupan yang lebih baik, tempat yang lebih baik bagi semua orang di Timur Tengah. Itu akan membuat dunia menjadi lebih baik."

Netanyahu mengklaim: "Semakin banyak negara Arab yang memikirkan kembali sikap permusuhan tradisional terhadap Israel dan mencari rekonsiliasi dengan negara Yahudi."

BACA JUGA: Pejabat Israel: Ada Pertemuan Rahasia PM Netanyahu dengan Putra Mahkota Saudi

Perdana menteri Israel menegaskan kembali bahwa negara-negara ini berhenti menganggap Israel sebagai musuh mereka. "Alih-alih menganggap Israel sebagai musuh mereka, mereka semakin menganggap kami sebagai teman, sekutu, sekutu penting, dan mitra penting," tegasnya.

Pada September, Israel menandatangani dua perjanjian normalisasi dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain di Gedung Putih. Pada bulan Oktober, Sudan setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Bulan ini, Maroko menandatangani perjanjian hubungan dengan Israel.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini