Untuk penguatan konsep pengendalian pandemi, mobil ini juga dilengkapi dengan aplikasi InaTTI (Indonesia Test Trace & Isolation) yang terintegrasi dengan pusat data Kemenkes secara on-line berbasis aplikasi web based.
"Laboratorium bergerak ini tidak sebatas untuk pendeteksian covid-19, tetapi alat-alat di dalamnya dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit infeksi lain seperti TBC dan jika saat vaksinasi masal diberlakukan, mobil ini multi fungsi sebagai mobil untuk membawa vaksin untuk mendukung program vaksinasi di seluruh pelosok negri,” tegas Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik UNPAD yang juga Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Apoteker Indonesia tersebut.
Sementara itu, Direktur Inovasi dan Korporasi Unpad, Diana Sari berujar dalam masa pandemi ini, riset Unpad diarahkan untuk membantu memecahkan masalah yang diakibatkan oleh pandemi, baik itu dari segi kesehatan, dan non kesehatan.
"Jadi pengembangan mobil lab BSL2 ini dilakukan tim riset Unpad untuk menyediakan fasilitas lab pemeriksaan Swab PCR mendeteksi Covid-19, yang bisa menjangkau daerah-daerah yang jauh dari lab pemeriksaan Swab PCR,” jelasnya.
Sementara itu di tempat terpisah, Recky Langie, Dirut PT. Rajawali Global Investama berkata momentum pergantian menteri yang baru ini dapat menjadi angin segar untuk dapat memberikan kontribusi lebih dalam mendukung kinerja pemerintah melaksanakan program pengendalian pandemik ini.
"Hadirnya kekuatan duet Menkes Budi dan Wamenkes Dante diharap bisa membawa harapan baru untuk mengatasi masalah Kesehatan yang kita hadapi bersama secara lebih terarah dan sistematis, terutama manajemen penanganan dan pengendalian pandemik Covid-19, dengan menerapkan berbagai inovasi kesehatan,” tutupnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.