Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pakar Asing Pertanyakan Efektivitas Vaksin Sinopharm yang Disetujui China

Agregasi VOA , Jurnalis-Jum'at, 01 Januari 2021 |05:27 WIB
Pakar Asing Pertanyakan Efektivitas Vaksin Sinopharm yang Disetujui China
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Vaksin AstraZeneca/Oxford adalah vaksin kedua yang disetujui Inggris untuk program vaksinasi massalnya, yang dimulai bulan ini dengan vaksin yang dikembangkan perusahaan AS Pfizer dan perusahaan Jerman BioNTech. Vaksin baru tersebut akan didistribusikan dalam beberapa hari ini ke seluruh penjuru Inggris yang telah memesan 100 juta dosis.

Tidak seperti vaksin Pfizer-BioNTech, yang harus disimpan di lemari pendingin dengan suhu minus 70 derajat Celsius, vaksin yang baru disetujui ini dapat disimpan pada suhu normal, 2 hingga 8 derajat Celsius. Ini membuatnya mudah dikirim dan diberikan kepada orang-orang di negara yang lebih miskin dan terpencil.

Namun, vaksin AstraZeneca-Oxford mendapat sorotan intens terkait jumlah orang yang ambil bagian dalam subkelompok yang lebih kecil, hanya 2.741, dan apakah vaksin ini efektif diberikan bagi orang berusia 55 tahun ke atas.

Vaksin baru ini muncul sementara jenis Covid-19 yang lebih menular dan pertama kali dideteksi beberapa hari lalu di Inggris, telah diidentifikasi di berbagai tempat di dunia. Para pejabat di California pada hari Rabu (30/12) mengumumkan varian itu ditemukan di San Diego. Negara bagian tetangganya, Colorado, menjadi yang pertama di AS yang melaporkan virus jenis baru itu awal pekan ini.

Varian berbeda juga telah dideteksi di Afrika Selatan.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement