Varian Baru Virus Corona Sangat Mudah Menular

Agregasi BBC Indonesia, · Sabtu 02 Januari 2021 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 18 2337759 varian-baru-virus-corona-sangat-mudah-menular-YL6b4Uj18U.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Temuan paling mengerikan dari penelitian ini adalah bahwa karantina wilayah pada November di Inggris, meskipun sulit bagi banyak orang, tidak akan menghentikan penyebaran varian baru virus corona.

Pembatasan ketat yang sama, membuat kasus virus corona varian sebelumnya turun sepertiga, tapi membuat kasus dari varian baru menjadi tiga kali lipat.

Inilah sebabnya tiba-tiba terjadi pengetatan pembatasan di seluruh Inggris.

Belum jelas apakah pembatasan saat ini akan cukup mampu mengendalikan virus. Mengingat fakta bahwa telah dilakukan dua kali karantina wilayah untuk menghentikan varian virus sebelumnya yang membebani NHS (badan layanan kesehatan Inggris).

Banyak ilmuwan khawatir bahwa pengetatan lebih lanjut akan diperlukan.

Tingkat infeksi akan mulai menurun karena cukup banyak orang yang divaksinasi. Namun hingga saat itu, yang lebih penting saat ini orang-orang mengikuti pedoman jaga jarak sosial, mengenakan masker dan mencuci tangan secara teratur.

Tahun baru membawa serta harapan kehidupan yang lebih normal dalam beberapa bulan ke depan, tetapi juga varian baru virus yang harus kita lawan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.

Profesor Lawrence Young dari Warwick University, mengatakan indikasi awal menunjukkan vaksin akan efektif melawan varian baru virus corona.

"Banyak varian virus telah ada sejak awal pandemi dan merupakan produk dari proses alami, di mana virus berkembang dan beradaptasi dengan inangnya saat mereka bereplikasi.

"Sebagian besar mutasi ini tidak berpengaruh pada perilaku virus, tapi terkadang mutasi ini dapat meningkatkan kemampuan virus untuk menginfeksi dan atau menjadi lebih kebal terhadap respons kekebalan tubuh."

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mengapa varian itu menyebar begitu cepat. Tetapi, indikasi awal menunjukkan bahwa vaksin corona yang sudah ada efektif melawannya.

Varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris diberi nama "Varian of Concern 202012/01" atau VOC oleh badan kesehatan masyarakat Inggris (PHE).

Varian baru itu terdeteksi pada November dan diperkirakan mulai berkembang di Inggris tenggara pada September. Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa virus ini lebih mematikan, namun virus ini meningkatkan jumlah kasus yang pada gilirannya akan menambah tekanan lebih lanjut pada NHS.

Varian baru Covid-19 itu kini ditemukan di seluruh Inggris, kecuali Irlandia utara. Kasus varian baru virus corona terkonsentrasi di London, serta Inggris tenggara dan timur. Hingga akhir Desember 2020, deteksi varian baru virus corona ditemukan di lebih dari 20 negara.

Varian baru ini telah menyebar di berbagai negara Eropa, seperti Belanda, Denmark, Prancis, Italia, Spanyol, Swiss, Finlandia, Irlandia, Jerman, Islandia dan Belgia

Di benua Amerika, varian ini baru ditemukan di Kanada dan Amerika Serikat.

Sementara di Asia, varian baru virus corona telah menyebar di Jepang, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, India, Pakistan, Israel dan Lebanon. Varian ini dilaporkan juga telah menyebar di Australia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini