Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bikin Status WA Ingin Bunuh Diri, Pemuda di Tebo Jambi Gantung DIri di Pohon Jambu

Budi Utomo , Jurnalis-Minggu, 03 Januari 2021 |10:21 WIB
Bikin Status WA Ingin Bunuh Diri, Pemuda di Tebo Jambi Gantung DIri di Pohon Jambu
Pemuda di Tebo, Jambi, tewas gantung diri.(Foto:Ilustrasi Okezone)
A
A
A

TEBO - Bismik (17) warga Desa Penapalan, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi, ditemukan tewas gantung diri di pohon jambu di pinggir Sungai Batanghari.

Korban pertama ditemukan Saman (42) warga Desa Penapan sekitar pukul 07.30 WIB, Minggu (3/1/2021). Dari keterangan Saman, saat itu dirinya tengah duduk di teras rumah sambil minum kopi. Ia mengakui terkejut melihat sebuah benda tergantung di pohon jambu pinggir sungai milik kebun Rajab.

Merasa penasaran, ia mendekati benda tersebut. Hanya berjarak beberapa meter dipastikan manusia, ia tidak langsung memiringkan jasad korban dan ia memanggil warga lain dan bidan desa, juga memberitahukan anggota Polsek.

Mendengar kabar tersebut warga lain berbondong-bondong melihat kejadian . Anggota Polsek Tengah Ilir pun langsung kelokasi kejadian. Akhirnya, jasad korban diturunkan di pohon Jambu tersebut.

Pj Kades Penapalan Yaihman, mengakui dimana korban merupakan warga desa setempat. Ia mengakui belum mengetahui penyebab dari insiden tersebut. "Kalau korban benar warga kita. Kalau penyebabnya belum tahu. Semua kita serahkan ke pihak kepolisian," ujar Kades Yaihman.

Di tempat rerpisah, Kapolres AKBP Gunawan Trilaksono, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Mahara Tua Siregar,S.I.K, mengakui adanya insiden tersebut, di mana korban tergantung di pohon jambu dengan menggunakan seutas kain selendang berwarna hitam. korban menggunakan pakaian baju kaos warna hitam dan celana jeans warna biru, dari hidung korban mengeluarkan darah dan pada kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma.

"Saat kejadian anggota Kapolsek berada di tempat. Atas permintaan keluarga, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Tebo untuk dilakukan visum," katanya

Kasat menerangkan, dari keterangan saksi lain bahwa memang ada dalam status WhatsApp (WA) korban ingin bunuh diri. "Status WA-nya juga ada buat, rasa ingin bunuh diri," pungkas Kasat.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement