Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Melalui Telepon, Trump Desak Pejabat Pemilu Cari Suara dan Batalkan Kekalahannya

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 04 Januari 2021 |11:35 WIB
Melalui Telepon, Trump Desak Pejabat Pemilu Cari Suara dan Batalkan Kekalahannya
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Instagram)
A
A
A

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS)

I spoke to Secretary of State Brad Raffensperger yesterday about Fulton County and voter fraud in Georgia. He was unwilling, or unable, to answer questions such as the “ballots under table” scam, ballot destruction, out of state “voters”, dead voters, and more. He has no clue!

— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) January 3, 2021 ">Donald Trump mendesak pejabat pemilu negara Negara Bagian Georgia untuk mencari suara yang cukup guna membatalkan kekalahannya dari Presiden terpilih Joe Biden. Tekanan itu disampaikan Trump dalam sebuah pembicaraan telepon yang jarang dia lakukan.

“Begini. Yang hanya saya inginkan ini. Saya ingin menemukan 11.780 suara, lebih dari yang kami peroleh. Karena kami memenangkan negara bagian itu," kata Trump kepada pejabat pemilu tertinggi di negara bagian itu, Sekretaris Daerah Brad Raffensperger, seorang anggota Partai Republik, sebagaimana dilansir VOA.

BACA JUGA: Tolak Hasil Pilpres, Trump Umumkan Demonstrasi Besar-besaran 6 Januari

Rekaman percakapan tersebut diperoleh oleh koran The Washington Post dan diterbitkan pada Minggu (3/1/2021) siang.

Dalam percakapan telepon yang berlangsung selama satu jam, Trump mempermasalahkan akurasi tiga penghitungan suara terpisah di Georgia yang memperlihatkan Biden sebagai kandidat Demokrat pertama yang memenangkan negara bagian itu sejak 1992.

"Saya berbicara dengan Sekretaris Brad Raffensperger kemarin mengenai Fulton County dan kecurangan di Georgia. Dia tidak bersedia, atau tidak mampu, menjawab pertanyaan seperti kecurangan 'suarat suara di bawah meja,' kerusakan surat suara, 'pemilih' luar negara bagian, pemilih sudah meninggal, dan lain-lain. Dia tak tahu apa-apa!," kata Trump dalam sebuah cuitan di Twitter pada Minggu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement