YOGYAKARTA - Balai Penyeledikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut, karakter dominan Merapi bakal ke arah erupsi eksplosif. Hal ini berdasarkan analisa kenaikan kegempaan yang terjadi sejak status dinaikkan menjadi siaga.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, pihaknya memang melakukan evaluasi terhadap gejala peningkatan aktivitas vulkanik di Merapi hasil analisa berdasarkan jumlah kegempaan terutama VA, dan VB kemudian juga laju kecepatan gempa guguran hal ini mengadakan kecenderungan ke arah letusan eksplosif.
"Analisis awal kita setelah kita naikkan dari waspada ke siaga memang eksplosif, kemudian kita evaluasi karena terjadi penurunan aktivitas vulkanik yang mengarah ke efusif. Namun kemudian terjadi peningkatan kegempaan dan laju deformasi nah kalau model ini mengarah atau cenderung ke eksplosif, " terangnya saat zoom meeting perkembangan Merapi terkini, Senin (4/1/2021).
Baca juga: Guguran Lava Pijar Terlihat di Puncak Merapi
Dijelaskannya saat ini juga terjadi eoribahan morfologi di puncak Merapi. Namun demikian perubahan masih perubahan minor dan belum membentuk kubah lava baru.
"Peribahan morfologi ini karena aktivitas guguran," katanya.
Baca juga: Awas! Suara Gemuruh dan Guguran Lava Meluncur dari Lereng Merapi