PSBB Jawa-Bali: Akad Nikah Boleh, Resepsi Dilarang

Taufik Budi, Okezone · Jum'at 08 Januari 2021 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 08 512 2341360 psbb-jawa-bali-akad-nikah-boleh-resepsi-dilarang-7Dr7oi7Sn9.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

SEMARANG - Pemerintah segera menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku di Pulau Jawa - Bali pada 11-25 Januari 2020. Kota Semarang Jawa Tengah termasuk yang melakukan pengetatan aktivitas karena tingginya kasus Covid-19.

“Pernikahan tetap masih diperbolehkan tapi dengan SOP kesehatan yang ketat, termasuk pembatasan jumlah yang diundang juga sangat ketat,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

“Kami hanya akan mengizinkan prosesi akad nikah tidak dalam sebuah pesta pernikahan, tapi (hanya) prosesi akad nikah,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Hendi itu mengatakan, siap mengetok palu pengetatan aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah. Dia pun melakukan sejumlah revisi pada aturan PKM yang sebelumnya telah berjalan di Kota Semarang.

"Melihat perkembangan sekarang ini, maka Pemkot Semarang akan menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat dengan pengetatan PKM, dengan penyesuaian yang telah kita bahas bersama Forkopimda," tandas Hendi.

Sementara untuk kegiatan di fasilitas umum dan sosial budaya akan dihentikan. Berbeda dengan aktifitas di tempat ibadah masih diperbolehkan, namun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, serta membatasi kapasitas sebanyak-banyaknya 50%.

“Fasum (fasilitas umum) dan kegiatan sosbud diminta dihentikan. Maka kebijakan kami di Pemerintah Kota Semarang semua aktivitas terkait dengan kegiatan kegiatan seminar, dialog, diskusi, selama dua pekan ke depan kita minta ditunda,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini