Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terancam Dimakzulkan Imbas Insiden Capitol Hill, Trump: Saya Tak Inginkan Kekerasan

Agregasi VOA , Jurnalis-Rabu, 13 Januari 2021 |06:42 WIB
Terancam Dimakzulkan Imbas Insiden Capitol Hill, Trump: Saya Tak Inginkan Kekerasan
Donald Trump (Foto: Reuters)
A
A
A

DIDESAK mengundurkan diri setelah pendukungnya menerobos Gedung Kongres Amerika (Capitol Hill) dan menewaskan lima orang pekan lalu, Presiden Donald Trump mengatakan ada kemarahan yang luar biasa tentang upaya untuk memakzulkannya tetapi ia menegaskan bahwa ia tidak menginginkan kekerasan.

"Saya tidak menginginkan kekerasan," ujar Trump kepada wartawan sebelum berangkat ke tembok perbatasan di Alamo, Texas.

Dewan Perwakilan Rakyat AS sedang mempersiapkan pemungutan suara untuk memakzulkan Presiden Donald Trump minggu ini.

Dalam pernyataan pertama kepada wartawan sejak 8 Desember, Trump tidak menjawab pertanyaan apakah ia akan mengundurkan diri. Ia mengkritik langkah pemakzulan oleh fraksi Demokrat.

Baca Juga: Penyerangan Capitol Hill, DPR AS Lakukan Pemungutan Suara Makzulkan Trump

Trump mengatakan, pemakzulan menuai kemarahan yang luar biasa dan mereka (Demokrat) melakukannya. Apa yang mereka lakukan itu benar-benar mengerikan. Ia menambahkan, upaya memakzulkannya, dengan tuduhan menghasut pemberontakan untuk menyerang Capitol Hill, adalah kelanjutan "upaya mengada-ada" untuk menjatuhkannya.

Trump akan menjadi presiden pertama yang dimakzulkan dua kali jika DPR memutuskan mendukung pemakzulan itu, Rabu.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement