Atas anjuran dokter, Wiwik harus mejalani perawaan rutin. Karena tidak memiliki biaya, Wiwik mengalami kelumpuhan sejak dua bulan silam.

"Kondisi sudah dua bulan terakhir. Sebelunya, ibu masih bisa jalan dengan bantuan tongkat," kata Anggit, Senin (18/01/2021).
Ia berharap, sang ibu bisa kembali pulih dan kembali jalan seperti sedia kala.
Kondisinya semakin memprihatinkan karena rumah mereka di Desa Losari, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah tidak layak huni. Rumah tersebut bahkan nyaris ambruk.