Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa Sulawesi Barat, Basarnas: 90 Orang Meninggal Dunia

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 19 Januari 2021 |19:04 WIB
Gempa Sulawesi Barat, Basarnas: 90 Orang Meninggal Dunia
Reruntuhan akibat gempa bumi di Sulawesi Barat (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Didi Hamzah mengatakan hingga hari kelima pascagempa bumi magnitudo 6,2 yang menguncang Sulawesi Barat total 90 orang diketahui meninggal dunia.

"Kami akan terus berupaya melakukan pencarian. Untuk pencarian besok kami hanya melakukan monitoring dan mobile di wilayah yang dianggap belum maksimal," kata dia saat konferensi pers yang dipantau di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (19/1/2021).

Selain itu, hingga kini dilaporkan sebanyak tiga warga setempat juga belum berhasil ditemukan yang diduga tertimbun bangunan atau material longsor.

BACA JUGA: Pengungsi Korban Gempa Majene Melahirkan di Tenda Darurat dengan Alat Seadanya Berlangsung Dramatis

Dia mengatakan hingga Selasa ini, Basarnas telah melakukan pencarian korban di 20 sektor yang tersebar di empat kelurahan. Empat kelurahan tersebut yakni Binanga, Rimuku, Karema, dan Kelurahan Simboro.

Dari empat kelurahan tersebut, Basarnas membagi 20 sektor dan 12 titik prioritas pencarian. Khusus Selasa ini instansi itu menurunkan tujuh tim dengan dua tim di antaranya digeser ke Kabupaten Majene.

"Tim di Majene ini untuk mencari tiga orang yang hilang diduga tertimbun longsor di daerah Malunda," kata Didi.

Hingga pukul 16.00 waktu setempat, tim belum berhasil menemukan tiga orang yang hilang tersebut.

BACA JUGA: Update, Jumlah Korban Meninggal Gempa di Majene-Mamuju Capai 90 Orang

Pada kesempatan itu, Didi mengatakan 20 sektor dan 12 titik prioritas tersebut berkemungkinan besar sudah tidak ada korban yang masih tertimbun bangunan.

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement