Di Akhir Masa Jabatan, Trump Tinggalkan Citra Politik Buruk

Sazili Mustofa, Koran SI · Rabu 20 Januari 2021 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 18 2347509 di-akhir-masa-jabatan-trump-tinggalkan-citra-politik-buruk-4YmMe4IIcl.jpg Donald Tramp.(Foto:AP)

Segerombolan masa pengacau terdiri dari pendukung Trump menyerang Gedung Capitol pada 6 Januari 2021, dan menimbulkan kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan mereka lakukan untuk menghentikan pengalihan kekuasaan secara dami. Lima orang tewas selama serangan ini berlangsung.

Persiapan di Lafayette Park, di luar Gedung Putih di Washington, DC, 18 Januari 2021, dua hari menjelang pelantikan presiden ke-59 AS, Joe Biden.

Pada hari-hari sesudahnya, DPR secara cepat meloloskan RUU pemakzulan kedua terhadap Trump dengan tuduhan melakukan pembrontakan. RUU ini memperoleh dukungan dari 10 anggota Partai Republik.

Trump hampir-hampir tidak menampakkan diri dan tinggal di Gedung Putih yang sudah hampir kosong. Dia telah ditinggalkan oleh beberapa sekutunya dalam Partai Republik, dan tidak berdaya apa-apa kecuali menonton sejarah berlangsung di layar televisinya.

Penghapusan akun Twitternya juga menghilangkan salah satu senjatanya yang paling ampuh untuk memobilisasi Partai Republik. Hal ini memberi kesan dia lumpuh dan untuk pertama kalinya, orang mempertanyakan apakah cengkeramannya terhadap Partai Republik masih utuh.

Kini keprihatinan Trump yang terbesar, selain citra politiknya, adalah bagaimana nasibnya seandainya pemakzulan dirinya diloloskan oleh Senat yang masih harus menjatuhkan vonisnya. Masa depan politik dan keuangannya akan sangat terpukul seandai Senat menghukum Presiden Trump.

Selain kehilangan akun Twitter, dari sisi keuangan, the Professional Golfer Association atau PGA telah menarik diri dari penyelenggaraan kejuaraan golf di lapangan golf miliknya, dan New York City telah memutuskan tidak akan berbisnis lagi dengan Trump Organization.

Juga kalau Senat sampai menjatuhkan vonis hukuman pada dirinya, dia akan dilarang untuk terjun ke dalam politik di masa depan, hal ini meluluhkan semua harapannya untuk memperebutkan kursi kepresidenan lagi di masa depan. 

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini