Banjir Bandang Terjang Paniai Timur, 2 Rumah Warga Hanyut

Antara, · Rabu 20 Januari 2021 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 20 340 2347911 banjir-bandang-terjang-paniai-timur-2-rumah-warga-hanyut-sYZ3vZEBnt.jpg Banjir bandang di Paniai. (Foto: Polres Paniai/Antara)

JAYAPURA - Banjir bandang melanda Kampung Uwibutu, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam tersebut.

Banjir bandang yang terjadi Selasa (19/1) malam di kampung Uwibutu, Distrik Paniai Timur, Kabupateb Paniai itu menyebabkan dua rumah warga hanyut. Selain itu, sejumlah bangunan terendam lumpur, di antaranya RSUD Madi, rumah warga, rumah jabatan bupati, serta asrama Polres Paniai.

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan belum dapat dipastikan besarnya kerugian akibat banjir bandang," kata Kapolres Paniai AKBP Naomi Giay, Rabu (20/1/2021).

Kapolres yang dihubungi melalui telefon selularnya mengakui, banjir bandang yang terjadi itu diduga akibat saluran air yang ada di kawasan itu tertutup sampah, sehingga air meluap. Berdasarkan laporan, banjir tersebut setinggi sekitar 20 cm.

Naomi menambahkan, operasional PLN juga mengalami gangguan akibat mesin rusak. Tim gabungan dari TNI-Polri dan Pemda Paniai serta masyarakat sudah melakukan pembersihan di sejumlah lokasi, khususnya fasilitas umum seperti RSUD Madi. 

Baca juga: 21 Orang Meninggal Akibat Banjir Kalsel, 63.608 Warga Mengungsi

Sebelum banjir bandang melanda kawasan itu, hujan deras menyebabkan longsor di depan jalan tanjakan RSUD Madi. Hal itu diperparah karena kondisi tanah yang mudah longsor dan minimnya tempat serapan air hujan.

“Selain itu, kawasan permukiman masyarakat tidak tertata baik yang diperparah saluran drainase dipenuhi sampah, hingga saat hujan deras meluap,” ujarnya. 

Ditambahkannya, untuk membantu meringankan pembersihan akibat banjir bandang, Pemda Paniai membantu satu unit alat berat.

“Untuk menghindari terulangnya bencana alam tersebut, pihaknya meminta warga untuk waspada mengingat curah hujan diperkirakan masih tinggi,” ucapnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini