Selain itu, gelombang air beberapa hari terakhir dinilai kurang baik dengan ketinggian lebih sampai dua meter di atas permukaan air. “Arusnya cukup kencang sehingga penyelam menunggu waktu yang pas, makanya tidak signifikan pengambilan materialnya,” ujar Faruq.
Namun Faruq memastikan pencarian tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan para penyelam. Sampai saat ini, tim SAR belum menemukan perekam suara kokpit pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Namun tim penyelam masih menemukan bagian dari jasad penumpang pesawat tersebut.
Baca Juga: Cek Tanda SOS di Pulau Laki, Basarnas: Kita Tidak Temukan Apa-Apa
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PK-CLC SJ-182 yang menerbangi rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021, jatuh di perairan Kepulauan Seribu.
Pesawat Boeing 737-500 yang lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB itu menurut data manifes membawa 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
(Sazili Mustofa)