Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Pramugara Sriwijaya Air SJ-182 di Pangkalpinang

Haryanto, iNews · Jum'at 22 Januari 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 340 2349033 isak-tangis-sambut-kedatangan-jenazah-pramugara-sriwijaya-air-sj-182-di-pangkalpinang-L2t9CYMuEz.jpg Jenazah pramugara Sriwijaya Air SJ-182 tiba di Pangkalpinang. (Foto: iNews)

PANGKALPINANG - Jenazah pramugara Sriwijaya Air SJ-182, Yulian Andika, tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (22/1/2021) siang. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga.

Yulian Andika (33), warga Kabupaten Bangka itu, jadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu 9 Januari 2021.

Selain pihak keluarga, kedatangan jenazah disambut Wakil Gubernur Babel, Abdul Fattah yang kemudian menyerahkan langsung jenazah ke pihak keluarga.

"Hari ini kami pihak pemerintah provinsi, telah menyerahkan jenazahnya untuk dimakamkan pihak keluarganya, di Kabupaten Bangka," kata Abdul Fattah.

Pihaknya, kata Wagub, akan kembali bertandang ke rumah duka guna menyerahkan santunan asuransi kepada ahli waris.

"Nanti saya bersama pihak Jasa Raharja akan menyerahkan asuransi kepada ahli waris almarhum, selesai pemakaman nanti sore," ucapnya.

Baca juga: Tabur Bunga, Sriwijaya Air Sampaikan Duka Cita Mendalam ke Keluarga Korban

Sebelumnya, pihak pemerintah provinsi bersama Jasa Raharja juga sudah menyerahkan asuransi jiwa bagi korban Sriwijaya lainnya, yang telah teridentifikasi lebih dulu. 

"Sekali lagi kami mengucapkan belasungkawa dan turut berduka cita atas musibah ini, semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan dan ditempatkan di surga, buat keluarga yang ditinggalkan semoga tetap tabah," ujarnya.  

Sementara itu, Kepala Jasa Raharja Cabang Bangka Belitung, Agus Doto Pitono menyampaikan, setiap korban yang meninggal dunia memperoleh santunan sebesar Rp50.000.000. 

Ia juga menyebutkan, jumlah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang telah teridentifikasi tim DVI saat ini berjumlah ada 47 orang.

"Kami pun pihak Jasa Raharja sudah menyerahkan 41 santunan bagi yang sudah terinditivikasi. Untuk Provinsi Babel, total ada enam orang. Satunya diserahkan oleh Jasa Raharja Sumatera Selatan dan di Babel baru tiga yang kita serahkan, karena duanya belum teridentifikasi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini