Dalam sebuah pernyataan, Garda Nasional AS mengatakan, mereka tidak akan membahas kasus virus corona yang meninfeksi anggota mereka. Akan tetapi, unsur militer itu memastikan setiap personel telah mengikuti protokol kesehatan, termasuk pemeriksaan suhu tubuh, sejak mereka meninggalkan negara bagian asal masing-masing hingga tiba di DC.
Garda Nasional AS menyatakan sedang menyiapkan aturan atau tata cara pemulangan ribuan pasukannya. Sekitar 15.000 dari mereka diperkirakan akan meninggalkan DC dalam lima sampai 10 hari ke depan.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.