2 Acara Nikahan di Solo Dibubarkan karena Langgar PPKM

INews.id, · Minggu 24 Januari 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 512 2350004 2-acara-nikahan-di-solo-dibubarkan-karena-langgar-ppkm-LeCYVME7a0.jpg Satgas Gabungan Covid-19 saat membubarkan hajatan di Solo. (iNews/Septyantoro)

SOLO - Dua hajatan di Kota Solo, Jawa Tengah, dibubarkan Satgas Covid-19, Minggu (24/1/2021). Kedua acara tersebut dibubarkan karena saat ini masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dua kegiatan hajatan yakni di Kelurahan Gandekan dan Kadipiro. Satgas gabungan Covid-19 yang terdiri dari Satpol PP, polisi, dan TNI ini langsung mendatangi acara hajatan di kampung Penjalan, Gandekan, kecamatan Jebres.

Mereka langsung menemui panitia hajatan yang sedang melangsungkan acara pernikahan. Selain memberikan teguran lisan, petugas juga langsung membubarkan acara yang sedang berlangsung tersebut.

Tak hanya di kampung Penjalan, Gandekan, petugas juga mendatangi sebuah hajatan di Kampung Kragilan, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari.

Namun sebelum petugas Satgas Covid-19 tiba di lokasi, mendadak hajatan sudah membubarkan diri. Sementara dua empelai masih terlihat di pelaminan. Petugas pun tetap memberi teguran lisan dan mebubarkan acara tersebut.

“Pembubaran hajatan ini sesuai SE wali kota bahwa kegiatan masyarakat sementara dibatasi. Khusunya hajatan tidak diperbolehkan,” kata Kepala seksi operasi dan pengendalian Satpol PP Solo, Samino.

Sementara, Ketua RT 04, RW 14 kampung Kragilan Kadipiro, Banjarsari mengatakan tamu yang diundang 150 orang dan satu sif langsung.

Baca Juga : Manfaatkan Momen PPKM, Kurir Narkoba Diringkus saat Beraksi

“Acara resepsi biasa seperti air mengalir dan tidak ada kerumunan, hidangan dibawa pulang,” katanya.

Baca Juga : Duh, Pria Ini Manfaatkan PSBB Ketat untuk Transaksi Narkoba

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini