Gunung Merapi Meletus, Malam Hari Boyolali Diselimuti Pasir dan Abu Vulkanik

Fahmi Firdaus , Okezone · Rabu 27 Januari 2021 22:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 510 2352033 gunung-merapi-meletus-malam-hari-boyolali-diselimuti-pasir-dan-abu-vulkanik-40sLXYFEqW.jpg Tangkapan layar media sosial

BOYOLALI - Hujan abu vulkanik dari letusan Gunung Merapi masih terus mengguyur sejumlah desa di Kabupaten Boyolali, Rabu (27/1/2021).

(Baca juga: Keluarkan Asap Pekat, Ini Penampakan Letusan Dahsyat Gunung Merapi)

Hujan yang sempat turun tak membuat abu vulkanik bersih. Bahkan abu vulkanik masih terlihat menempel di daun dan atap rumah hingga malam hari.

“Hujan abu & pasir, area Candisari Cepogo Boyolali,” tulis akun @berandalsleman_, Rabu (27/1/2021) malam.

Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, Gunung Merapi meletus dan mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 22 kali dengan jarak maksimum 1.600 meter ke arah barat daya.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan, amplitudo awan panas maksimum 60 mm dengan durasi 197 detik.

"Estimasi jarak maksimum 1.600 meter ke arah barat daya (hulu Krasak dan Boyong), tinggi kolom teramati tersapu angin kencang dari Barat ke Timur rata puncak," kata Hanik.

Selain awan panas guguran, selama periode pengamatan pukul 06.00 sampai 12.00 WIB, BPPTKG juga mencatat 4 kali guguran material dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah barat daya (Kali Krasak, Boyong).

BPPTKG juga merekam satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 22 mm dan durasi 83-197 detik, 80 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-35 mm dan durasi 14-142 detik, lima kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-8 mm dan durasi 16-62 detik, dan satu kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 9 mm, dan durasi 7 detik.

BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga dengan potensi bahaya saat ini, berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini