Anggota DPRD Kepulauan Tanimbar Ditetapkan Tersangka Kasus Dugaan Perzinaan

Antara, · Kamis 28 Januari 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 340 2352120 anggota-dprd-kepulauan-tanimbar-ditetapkan-tersangka-kasus-dugaan-perzinaan-CX2gcZoKnv.jpg Ilustrasi. (Shutterstock)

SAUMLAKI - Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Nelson Lethulur, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan perzinaan.

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Romi Agusriansyah menyatakan, Nelson ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan perzinaan oleh penyidik Reserse dan Kriminal usai yang bersangkutan menjalani pemeriksaan pada Selasa, 26 Januari 2021.

"Kita periksa kemarin (Selasa) dan telah mengambil keterangan, dan yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya di Saumlaki, pada Rabu (27/1/2021).

Ia menjelaskan, dua kali anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kepulauan Tanimbar itu dipanggil untuk dimintai keterangan namun tidak hadir. Akhirnya, dalam panggilan ketiga, Nelson datang didampingi kuasa hukumnya, Kilyon Luturmas.

Saat di depan penyidik, Sekretaris Komisi A DPRD Kepulauan Tanimbar ini tidak mau memberikan keterangan.

"Alasannya adalah yang bersangkutan merasa perkara ini sudah selesai dan menurut mereka bahwa pelapor sudah mencabut laporan. Padahal faktanya, kami belum menerima pencabutan laporan itu. Pengacaranya pada Senin (25/1) siang datang dan menyampaikan bahwa belum dicabut," kata Kapolres, seraya menyatakan pihaknya tetap menghormati hak Nelson untuk menolak memberikan keterangan.

Kendati demikian, penyidik tetap melanjutkan ke tahap penyidikan setelah dilakukan penetapan tersangka.

Baca Juga : Dicopot dari Jabatan Ketua Harian Partai Golkar Sulut, Ini Respons Suami Adik Bupati Minsel

"Semua barang bukti sudah siap.Tidak butuh waktu yang lama lagi berkasnya akan dilimpahkan ke kejaksaan. Kita sudah berkoordinasi dengan kejaksaan," tandas Kapolres.

Sebagaimana diketahui, Nelson digerebek di kamar 02 Hotel Beringin Dua Saumlaki pada 14 Desember 2019. Saat itu ia kedapatan sedang bersama PB, istri dari GM yang kemudian melapor ke polisi.

Saat melakukan penggerebekan, GM ditemani seorang temannya yang berprofesi sebagai anggota TNI AD.

Karena terburu-buru kabur dari kamar, celana dalam milik PB tertinggal di kamar hotel. GM mengambilnya dan dijadikan sebagai barang bukti.

Baca Juga : Dipergoki Istri Selingkuh, James Arthur: Tragedi Memalukan dalam Bahtera Rumah Tanggaku

Selain barang bukti berupa celana dalam yang tertingal, ada juga rekaman CCTV hotel. Pada rekaman CCTV membuktikan pasangan terlarang ini masuk kamar berdua. Ada pula bukti saksi baik dari pelapor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini