Berburu Sarang Burung, Bocah 9 Tahun di Banjarnegara Tewas Tenggelam di Sungai

Taufik Budi, Okezone · Kamis 28 Januari 2021 14:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 340 2352368 berburu-sarang-burung-bocah-9-tahun-di-banjarnegara-tewas-tenggelam-di-sungai-je2TVvxpAz.jpg Tim pencarian bocah tewas tenggelam.(Foto:Okezone)

BANJARNEGARA – Seorang bocah berusia 9 tahun tewas tenggelam saat mencari sarang burung di Sungai Merawu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Jenazahnya baru ditemukan tiga hari kemudian dengan lokasi berjarak 40 kilometer dari semua hilang.

Korban bernama Fahri Alif Budiman warga Dusun Gunung Putih, Desa Kalitlaga, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. Kejadian nahas bermula saat korban pamit untuk bermain dan mencari sarang burung bersama temannya, Selasa 26 Januari siang.

“Korban berpamitan keluarga untuk pergi bermain bersama teman sebayanya dengan memakai baju koko berwarna merah maroon,” kata Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga: Asyik Mandi Hujan di Pinggir Waduk, 3 ABG Tewas Tenggelam

“Sekira pukul 14.00 WIB, korban bersama teman sebayanya mencari sarang burung di Perkebunan Gunung Putih, namun hingga malam korban belum pulang ke rumah. Keluarga merasa cemas berusaha mencari namun tak ditemukan," tambahnya.

Baca Juga: Tak Bisa Berenang, Bocah Tewas Tenggelam di Situ Jatijajar Cimanggis

Warga mulai curiga korban hanyut tenggelam di Sungai Merawu tak jauh dari lokasi perkebunan. “Di sekitar Perkebunan Gunung Putih ada aliran sungai Merawu diduga korban hanyut saat menyebrang untuk mencari sarang burung," imbuhnya.

Basarnas segera memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan operasi pencarian disertai peralatan SAR air. Tim dibagi menjadi empat Search Rescue Unit (SRU), SRU 1 susur sungai dengan life jacket dari tempat kejadian sampai Jembatan Tulis, SRU 2 penyisiran menggunakan rafting boat dari Jembatan Tulis sampai Jembatan Clangap, SRU 3 penyisiran menggunakan rafting boat dari jembatan Clangap sampai depo pasir Semampir, SRU 4 penyisiran menggunakan LCR dari depo pasir Semampir sampai Bendungan Mrican.

"Setelah upaya pencarian oleh tim SAR gabungan korban berhasil ditemukan di Waduk Mrican Kabupaten Banjarnegara dalam keadaan meninggal dunia, pukul 09.00 WIB. Jarak dari tempat kejadian kurang lebih 40 kilometer. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," lanjutnya.

"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai, dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing-masing," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini