Kudeta Militer, Myanmar Akan Gelar Pemilu Ulang

Agregasi BBC Indonesia, · Senin 01 Februari 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 18 2354526 kudeta-militer-myanmar-akan-gelar-ulang-pemilu-60n5QZPker.jpg Militer Myanmar (foto: AFP)

MYANMAR - Militer Myanmar telah mengambil alih kekuasaan dan memberlakukan kondisi darurat, Senin (1/2/2021), setelah melakukan penahanan terhadap sejumlah pemimpin politik Myanmar, termasuk Aung San Suu Kyi, pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Rekaman video yang disiarkan televisi militer mengumumkan bahwa keadaan darurat akan berlaku selama satu tahun. Disebutkan pula, bahwa kekuasaan telah diserahkan kepada panglima tertinggi militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Baca juga:  Ditahan, Suu Kyi Serukan Publik Gelar Protes Tolak Kudeta Militer Myanmar

Dalam pernyataan terbarunya, penguasa militer Myanmar menyatakan mereka akan mereformasi Komisi Pemilihan Umum dan memeriksa daftar pemilih.

Baca juga: Singapura Pantau Kondisi di Myanmar paska Kudeta Militer

Seperti dikutip dari laman resmi militer, mereka mengklaim akan menggelar pemilu dan menyerahkan kekuasaan pada partai pemenang.

Militer Myanmar mengatakan, penahanan terhadap sejumlah pemimpin politik Myanmar untuk merespons kecurangan pemilu.

Sebelumnya, Aung San Suu Kyi, pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang memerintah Myanmar, telah ditangkap oleh militer, kata juru bicara partai tersebut. (wal)

(amr)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini