Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AHY : Ada 5 Orang yang Ingin Rebut Partai Demokrat

Kiswondari , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2021 |16:16 WIB
 AHY : Ada 5 Orang yang Ingin Rebut Partai Demokrat
Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Sindo/Kis)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membocorkan lima orang yang terlibat dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat. Mereka yakni, kader aktif, kader non aktif dan juga pihak eksternal Partai Demokrat yang merupakan pejabat tinggi pemerintahan.

“Sepuluh hari lalu, kami menerima laporan dan aduan dari banyak pimpinan dan kader Partai Demokrat baik pusat, daerah maupun cabang tentang adanya gerakan dan manuver politik oleh segelintir kader dan mantan kader Demokrat, serta melibatkan pihak luar atau eksternal partai, yang dilakukan secara sistematis,” kata AHY di Taman Politik Wisma Proklamasi DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021).

Baca juga:  AHY Sebut Ada Menteri Jokowi Ingin Rebut Demokrat

AHY mengungkap, gabungan dari pelaku gerakan ini ada lima orang yang terdiri dari 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu.

“Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan, yang sekali lagi, sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasi kepada Presiden Joko Widodo,” beber putra sulung Presiden RI ke-6 itu.

Baca juga: Menteri Jokowi Mau Rebut Demokrat, AHY: Kami Akan Tegas!

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Isntitute itu mengungkap, para pimpinan dan kader Demokrat yang melapor kepada pihaknya tersebut, merasa tidak nyaman dan bahkan menolak ketika dihubungi dan diajak untuk melakukan penggantian Ketum Partai Demokrat. Dan ajakan dan permintaan dukungan untuk mengganti dengan paksa Ketum PD tersebut, dilakukan baik melalui telepon maupun pertemuan langsung.

“Dalam komunikasi mereka, pengambilalihan posisi Ketum PD, akan dijadikan jalan atau kendaraan bagi yang bersangkutan, sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024 mendatang,” ungkap AHY.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement