Sambungan telepon dan internet di ibu kota Naypyitaw dan pusat komersial utama Yangon terputus dan televisi pemerintah mati setelah para pemimpin NLD ditahan.
Pasukan dan polisi anti huru hara juga diperketak di Yangon. Para penduduk bergegas ke pasar untuk membeli persediaan dan yang lainnya berbaris di ATM untuk mengambil uang tunai. Bank kemudian menangguhkan layanan karena koneksi Internet yang buruk tetapi akan buka kembali mulai Selasa (2/1).
Perusahaan asing, dari raksasa ritel Jepang Aeon hingga perusahaan perdagangan Korea Selatan POSCO International dan Telenor Norwegia, bergegas untuk menghubungi anggota staf di Myanmar dan mencermati kondisi di sana.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.