BEIJING – Polisi China telah menahan puluhan orang sebagai bagian dari tindakan keras terhadap penjualan vaksin Covid-19 palsu. Pihak berwenang mengatakan perdagangan gelap telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Penegak hukum menargetkan sindikat kejahatan di Beijing, serta provinsi timur Jiangsu dan Shandong, mengakibatkan lebih dari 80 penangkapan dan penyitaan sekitar 3.000 jarum suntik yang diisi dengan garam, demikian dilaporkan Xinhua pada Senin (1/2/2021). Polisi juga dapat mengidentifikasi sejumlah lokasi di mana obat palsu diproduksi dan dijual, menurut laporan tersebut.
BACA JUGA: Indonesia Kembali Kedatangan Vaksin Sinovac Tahap 4
Operasi tersebut adalah bagian dari upaya yang lebih luas oleh Kementerian Keamanan Publik China, yang mengumumkan bahwa mereka secara aktif membasmi "praktik ilegal pengobatan dan penipuan dengan kedok vaksin."
Kelompok kejahatan itu dilaporkan menghasilkan "keuntungan besar" dengan menjual jarum suntik berisi garam dengan harga selangit.