JAKARTA – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan, praktik politik belah bambu dengan memanfaatkan kekuasaan harus diakhiri, karena bisa menjadi candu dan tidak menuntut kemungkinan menerpa partai politik (parpol) maupun organisasi lain.
”Politik belah bambu tendensi abuse of power begini memang harus diakhiri. Jika tidak bisa jadi kecanduan, dan yang kena bisa partai/organsasi apapun, termasuk yg membelahnya hari ini,” cuit Jansen Sitindaon di akun Twitter @jansen_jsp, dikutip Selasa (2/2/2021).
Baca juga: Diterpa Isu Kudeta, Pengurus dan Kader Demokrat Jabar 1.000% Solid
Diapun mengajak untuk berdemokrasi dengan cara yang sehat. ”Yg salah kita katakan salah, kemudian mari sama kita luruskan,” katanya.
Bagi pihak-pihak yang mengatakan Demokrat baper, playing victim, halusinasi, tendesius dan lainnya, dia meminta untuk berhenti bicara.
Baca juga: Yus Sudarso Sebut Ada 4 Faksi di Demokrat, dari SBY, Anas hingga Marzuki Alie
”Saran saya mulailah tutup mulut anda dan diam. Selain anda tidak tahu apa²! juga tak ada urusannya dgn anda. Soal ini semua BAP kami lengkap & detail. Dan telah dijelaskan dlm surat ke pak Jokowi,” katanya.