SLEMAN - Gunung Merapi hingga Selasa (2/2/2021) pagi masih menunjukkan aktivitasnya, yakni berupa luncuran lava pijar.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan Geologi (BPPTKG) mencatat, guguran lava pijar sebanyak kali dengan jarak luncur 800 meter ke barat daya hulu sungai Krasa dan Boyong.
Guguran lava pijar tersebut terjadi para priode pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB. Dalam periode yang sama juga terjadi gempa guguran 34 kali, dengan amplitudo 3-28 mm, durasi 8-17 detik, gempa hybrid atau fase banyak 1 kali, amplitudo 3 mm, S-P 0-3 detik, selama 6 detik dan gempa tektonik jauh 1 kali, amplitudo 3 mm, S-P 13 detuk, durasi 30 detik.
Baca Juga: Status Masih Siaga, Sleman Perpanjang Tanggap Darurat Merapi hingga 28 Februari
“Secara visual asap kawah tidak teramati,” kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPTTKG, Heru Suparwaka, Selasa (2/2/2021).