JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly membantah tuduhan dirinya terlibat upaya kudeta Partai Demokrat. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menegaskan tidak tahu-menahu terkait hal tersebut.
“Pertama saya mau klarifikasi. Kita tidak tahu menahu. Urusan kita banyak yang harus diurusin kok. Saya juga tadi ketemu Pak Mahfud, ini kenapa kita dituduhin seperti ini. Kita tidak pernah membicarakan itu,” katanya saat dihubungi, Rabu (3/2/2021).
Baca Juga: Kilas Balik AHY, dari Tentara hingga Isu Kudeta Partai Demokrat
Dia mengatakan bahwa tuduhan tanpa bukti yang jelas membuat hal ini semakin liar. Dia meminta agar jangan menuduh orang secara sembarangan.
“Ini menjadi liar. Menuduh kemana-mana seperti jurus mabuk itu. Kecuali dia ada bukti yang jelas barulah ribut. Janganlah sembarangan menuduh orang. Jangan tuduh sana sini tidak berdasar,” ungkapnya.
Lebih lanjut Politikus PDI Perjuangan ini mengungkapkan bahwa jika ada masalah di internal partai harusnya melakukan konsolidasi bukan melontarkan isu seperti itu.
“Kalau dia merasa ada masalah di partainya konsilidasilah internalnya bukan ribut kemana-mana. Seperti tidak berpengalaman saja. Konsolidasi saja. Jangan dibawa keluar-keluar seolah-olah pemerintah terlibat,”ungkkapnya.