Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Senada dengan Presiden Jokowi, Wagub DKI Sebut PPKM Tidak Efektif

Antara , Jurnalis-Rabu, 03 Februari 2021 |06:39 WIB
 Senada dengan Presiden Jokowi, Wagub DKI Sebut PPKM Tidak Efektif
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (foto: Sindo)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan hal senada dengan Presiden Joko Widodo, terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta tidak efektif menekan penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut, Riza juga menyampaikan selama masa PPKM di Jakarta yang telah masuk tiga pekan ini, klaster tertinggi dalam penularan infeksi Covid-19 adalah di lingkungan keluarga

"Ya yang disampaikan Pak Jokowi betul, memang ini belum efektf. Ini memang perlu waktu, karena kita baru saja melewati masa libur panjang akhir tahun, semoga di kebijakan selanjutnya kita bisa lihat dampaknya," kata Riza di Jakarta, Selasa 2 Februari 2021.

Baca juga:  Pelaku Usaha Keluhkan Aturan Jam Malam PPKM yang Tak Merata

Riza mengharapkan masyarakat juga bekerja sama untuk menerapkan protokol kesehatan sekalipun ada di lingkungan dan di dalam rumahnya, seperti menggunakan masker, cuci tangan, membersihkan rumah, disinfeksi, hingga memperhatikan sirkulasi udara.

Baca juga:  Rugi Miliaran Rupiah tanpa PHK Karyawan, Pengusaha Mal Tercekik

Terkait dengan PPKM ketiga, Riza menyebut hingga saat ini, DKI Jakarta masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menemukan formula yang tepat dalam menjalankan PPKM ketiga.

"Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, menyerahkan kepada ahli terkait PPKM ke depan, PPKM ketiga baiknya bagaimana," ujar Riza.

Meski demikian, menurut Riza, PPKM memiliki kelebihan dibandingkan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan PPKM yang dilakukan di kota-kota se-Jawa dan Bali, menyebabkan kebijakan di semua daerah seragam.

"Ini sangat baik juga substansi materi dari PPKM itu disamakan tidak hanya di Jakarta dan Bodetabek tapi Jawa-Bali," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement