Tato Kucing Peliharaannya, Wanita Ini Tuai Kemarahan di Medsos

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 04 Februari 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 18 2356278 tato-kucing-peliharaannya-wanita-ini-tuai-kemarahan-di-medsos-QejcUZFZTr.jpg Kucing ditato tuai kemarahan pecinta hewan (Foto: Instagram)

UKRAINA - Seorang "influencer" yang menato kucing sphynx-nya telah dikecam oleh pecinta hewan.

Foto sang kucing yang ditatonya ini di posting di akun Instagram nya.

Penggemar kebugaran Elena Ivanickaya, dari Chernihiv di Ukraina, memutuskan untuk menanto gambar Winged Anubis - Dewa Mesir - yang ditempelkan di dada hewan peliharaannya, Sphinx.

Foto menunjukkan sang kucing moggy botak tidak sadarkan diri saat ditato di bawah pengaruh bius saat seniman tato tersebut melakukan pekerjaannya.

Hal ini pun sontai menuai kemarahan dari para pecinta hewan. Mereka menegaskan jika Instagrammer dengan lebih dari 72.000 pengikut itu membutuhkan bantuan setelah melakukan "pelecehan ekstrem" pada kucingnya.

Elena menegaskan kucing peliharaannya itu memiliki halaman Instagram sendiri dan makan tiram segar, serta menjalani kehidupan yang lebih baik daripada yang dikeluhkan orang.

Dia juga membela tindakannya dengan mengatakan kucing itu tidak terluka dengan cara apa pun.

(Baca juga: Model Playboy Ini Ikuti Meme Bernie Sanders dengan Berpose "Topless")

“Kucing ini hidup lebih baik darimu. Mungkin ini neraka untukmu, tapi dia merasa baik-baik saja. Dia belum dikebiri dan dia tidak akan pernah dikebiri, ini akan menjadi kekejaman yang nyata,” jelasnya.

“Saya memeriksa dengan dokter hewan sebelum memberinya tato dan mereka baik-baik saja dengan itu dan dokter hewan hadir saat mereka membuat tato, jadi semuanya terkendali,” ujarnya.

“Kucing itu diperlakukan dengan cinta dan perhatian, dia sangat pintar dan menikmati hidup bahagia. Tato itu dibuat di lapisan atas kulit,” ungkapnya.

(Baca juga: PBB Desak Masyarakat Internasional Gagalkan Kudeta Militer di Myanmar)

“Hanya 1-2 milimeter, dia tidak merasakan sakit apa pun. Segera setelah prosedur dia bersikap normal dan mulai melanjutkan rutinitas normalnya,” lanjutnya.

Dia memposting foto itu dengan judul "pembenci merindukan Yasha".

Ratusan komentar menyebut influencer itu sebagai "pelecehan hewan" dan mencapnya sebagai "orang yang sakit dan sakit".

“Ini tidak baik, hapus ini dan cari bantuan profesional,” tulis warganet.

"Wow, seseorang datang menyelamatkan bayi malang ini,” tulis yang lain.

“Saya tidak mengerti bagaimana Anda dapat melakukan hal seperti itu pada kucing Anda ketika Anda bahkan tidak memiliki tato,” jelas warganet.

“Apakah menurut Anda ini akan memberi Anda lebih banyak pengikut di Instagram mu?”, tanya seorang warganet.

“Kamu munafik, kamu pantas jika kucingmu diambil darimu,” ujar warganet.

“Pelecehan hewan bukanlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Anda menginginkan tato, lalu lakukan pada kulit Anda, bukan pada kucing Anda,” terang warganet.

“Jika ini nyata, Anda harus malu pada diri sendiri. Ini adalah pelecehan hewan dan Anda benar-benar kacau dasar orang sakit,” tulis warganet.

Sebelumnya, Elena juga sempat menuai kemarahan massal ketika kucingnya ditato pada 2017.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini