(Baca juga: Kudeta Militer, Facebook Cs Diblokir di Myanmar)
“Mereka dapat mendeteksi perubahan kecil pada properti tanah dan potensi air. Jika kita memanfaatkan jalur pensinyalan kimiawi tersebut, ada banyak informasi yang dapat diakses,” terangnya.
Dengan menggunakan nanotube karbon yang tertanam di daun tanaman, sinyal dapat dikirim ke kamera inframerah. Nantinya kamera itu memicu peringatan email kepada para peneliti.
Profesor Strano mengatakan proses tersebut dapat digunakan untuk memberikan peringatan dini tentang polusi dan perubahan lingkungan lainnya karena tanaman terus-menerus menyerap "sejumlah besar data" dari lingkungannya.
Dia menambahkan penelitian tim tersebut adalah "demonstrasi baru tentang bagaimana kami telah mengatasi penghalang komunikasi tumbuhan / manusia".