Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Visa Kedaluwarsa, WN Inggris Istri Anggota Jamaah Islamiyah Akan Dideportasi

Agregasi VOA , Jurnalis-Kamis, 04 Februari 2021 |16:03 WIB
Visa Kedaluwarsa, WN Inggris Istri Anggota Jamaah Islamiyah Akan Dideportasi
Foto: Reuters.
A
A
A

JAKARTA - Mabes Polri, Rabu (3/2/2021), berencana untuk mendeportasi seorang perempuan berkewarganegaran Inggris, yang menikah dengan seorang militan, karena pelanggaran visa. Ia juga diduga memiliki hubungan dengan kelompok agama garis keras.

Polisi mengatakan warga negara Inggris yang bernama Tazneen Miriam Sailar itu dibawa ke pusat penahanan imigrasi Jakarta setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menduga keterkaitannya dengan Front Pembela Islam (FPI), yang secara resmi dilarang pemerintah pada 30 Desember.

BACA JUGA: Bareng Densus 88 dan PPATK, Polri Gelar Perkara Kasus Rekening FPI

Associated Press mengutip Juru Bicara Polri Kombes Ramadhan melaporkan bahwa Sailar adalah penggalang donasi yang besar di Manchester, Inggris. Ia masuk Islam ketika menikah dengan Asep Ahmad Setiawan pada 2010.

Asep adalah anggota jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang terkait dengan Al Qaeda di Indonesia. Ia, kata Ramadhan, meninggal di Suriah pada 2014. JI diduga sebagai dalang atas serangkaian serangan di Indonesia, termasuk bom Bali pada 2002 yang menewaskan 202 orang, kebanyakan turis asing.

BACA JUGA: Diduga Melawan Hukum, Sejumlah Rekening FPI Ditindaklanjuti Penyidik Polri

“Kami masih menyelidiki apakah dia memiliki peran dalam aksi terorisme,” kata Ramadhan.

Pengacara Sailar, Farid Ghozali, mengatakan kliennya telah menjadi aktivis kemanusiaan untuk korban bencana di Indonesia dan luar negeri sejak 2005.

BACA JUGA: 7 Angkatan Kader Muda Jamaah Islamiyah Berangkat ke Suriah pada 2013-2018

"Kami hanya fokus pada pelanggaran imigrasinya karena dia tidak memiliki dakwaan terorisme," kata Ghozali.

Juru Bicara Direktorat Jenderal Imigrasi, Ahmad Nursaleh, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Inggris tentang deportasinya. Dia menegaskan visa Sailar telah habis dua tahun lalu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement