Kapolda Sumut Copot Kapolsek Percut Seituan karena Video Kerumunan Turnamen Futsal Viral

Adi Palapa Harahap, iNews · Kamis 04 Februari 2021 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 340 2356179 kapolda-sumut-copot-kapolsek-percut-seituan-karena-video-kerumunan-turnamen-futsal-viral-bVhy6gNIhq.jpg Kapolsek Percut Seituan AKP Ricky Pripurna Atmaja.(Foto:iNews/Adi Palapa)

MEDAN - Video viral kerumunan pada saat pertandingan futsal yang digelar di GOR Mini, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, membuat Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin berang. Kapolda mencopot Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Pripurna Atmaja dari jabatannya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, pertandingan futsal di GOR Mini milik Pemprov Sumut itu diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19 dan melanggar aturan protokol kesehatan. Penyidik Polrestabes Medan pun telah menahan dan menetapkan panitia berinisial BG sebagai tersangka.

"Dalam keterangannya, tersangka BG nekat menyelenggarakan turnamen futsal karena mencatut nama dan logo Polda Sumut karena tersangka sebelumnya pernah menjadi PHL (Honorer) di Mapolda Sumut," katanya.

Baca Juga: Mengenaskan, Swab Massal Justru Memicu Kerumunan Orang

Lebih lanjut, Hadi mengungkapkan setelah diselidiki dari pengakuan tersangka BG ternyata Polda Sumut maupun Polrestabes Medan tidak pernah mengeluarkan izin keramaian untuk menyelenggarakan turnamen futsal tersebut.

"Akibat dari penyelenggaran turnamen futsal ini, Kapolda Sumut mengambil langkah tegas mencopot jabatan Kapolsek Percut Seituan," ungkapnya.

Baca Juga: Viral! Polisi Bubarkan Pengunjung Waterboom Lippo Cikarang

Selain Kapolsek Percut Seituan, Kapolda Sumut juga mencopot Kanit Reserse Kriminal Polsekta Medan Kota, Iptu Ainul Yakin. Hadi menjelaskan, pencopotan Kapolsek Percut Seituan dikarenakan lalai serta tidak mengetahui adanya turnamen futsal di GOR Mini Pancing yang merupakan wilayah hukum Polsek Percut Seituan. Sedangkan pencopotan terhadap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota karena ikut dalam turnamen tersebut.

"Sesuai instruksi Kapolda Sumut setiap yang melanggar aturan protokol kesehatan baik sipil maupun anggota Polri akan diberikan sanksi tegas," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini