Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menteri Turki Tuduh AS Berada di Balik Kudeta 2016

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |15:33 WIB
Menteri Turki Tuduh AS Berada di Balik Kudeta 2016
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu. (Foto: Reuters)
A
A
A

ANKARA - Menteri dalam negeri Turki pada Kamis (4/2/2021) menuduh Amerika Serikat (AS) berada di belakang kudeta yang gagal pada 2016, demikian dilaporkan Hurriyet. Ankara menuduh pengkhotbah Fethullah Gulen, yang kini tinggal di AS sebagai pemimpin dari kudeta tersebut.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan tuduhan itu "sepenuhnya salah."

BACA JUGA: Fethullah Gulen, Sosok Tertuduh di Balik Kudeta Militer Turki

Lebih dari 250 orang tewas dalam upaya menggulingkan Presiden Recep Tayyip Erdogan dan pemerintahannya pada 15 Juli 2016, ketika tentara yang memberontak menguasai pesawat tempur, helikopter, dan tank untuk merebut institusi negara.

Ankara telah lama menyalahkan Gulen, mantan sekutu Erdogan yang tinggal di Pennsylvania, AS, dan melancarkan tindakan keras terhadap jaringannya, yang disebut FETO. Gulen menyangkal terlibat dalam upaya kudeta tersebut.

Pada Kamis, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan kepada Hurriyet bahwa AS telah mengelola upaya kudeta sementara jaringan Gulen melakukannya. Soylu menambahkan bahwa "Eropa sangat antusias tentang hal itu," menegaskan kembali pandangan yang katanya telah dia ungkapkan sejak kudeta.

"Jelas sekali bahwa Amerika Serikat berada di belakang (kudeta) 15 Juli. FETO-lah yang melaksanakannya atas perintah mereka," katanya sebagaimana dilansir Reuters.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement