Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat : Kalau Presiden Tak Merasa Perlu Balas Surat AHY, Tidak Apa-Apa

Kiswondari , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |04:22 WIB
Demokrat : Kalau Presiden Tak Merasa Perlu Balas Surat AHY, Tidak Apa-Apa
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto : Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pihak Istana mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan membalas surat Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait keterlibatan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam upaya kudeta AHY dari Demokrat atas restu Jokowi.

Terkait hal ini, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menanggapi santai. Menurutnya, balasan Jokowi ini pada dasarnya untuk kepentingan Jokowi mengklarifikasi upaya Moeldoko.

“Ini kan pada kepentingan Pak Jokowi sendiri untuk menjawab, karena mengetahui klarifikasi bagaimana urusan Pak Moeldoko ini. Tapi, kalau presiden tidak merasa tidak perlu menjawab, ya tidak apa-apa,” kata Andi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Tapi, Andi menegaskan, masalah ini jelas bukan urusan internal partai semata, diakuinya ada masalah internal partai yang akan diselesaikan dengan ketentuan-ketentuan internal partai sesuai AD/ART Partai Demokrat. Tapi ada urusan elemen kekuasaan yang merupakan anak buah presiden.

“(Misalnya) Oh ndak benar kata pak Moeldoko semuanya ndak benar, ya sudah ndak benar pak Moeldoko apa kata-katanya itu,” ujarnya.

Namun demikian, mantan Juru Bicara Presiden RI ke-6 ini berharap bahwa semua klaim Moeldoko soal restu dan dukungan Jokowi itu tidak benar.

Baca Juga : Cuekin Surat AHY soal Kudeta, Istana Sebut Itu Masalah Internal Demokrat

“Saya sih berharap mudah-mudahan nggak benar ada restu dari istana dan segala macem,” ucap Andi.

Baca Juga : Ini Kronologi Lengkap Upaya Kudeta AHY dari Partai Demokrat

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement