Junta Militer Myanmar Ampuni Lebih dari 23.000 Tahanan

Antara, · Jum'at 12 Februari 2021 09:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 18 2360884 junta-militer-myanmar-ampuni-lebih-dari-23-000-tahanan-qabJvEwlnT.jpg PM Myanmar Khint Nyun tertawa bahagia saat dibebaskan dari tahanan rumah (Foto: Reuters/Antara)

YANGON - Junta militer Myanmar mengampuni lebih dari 23.000 tahanan. Hal ini diumumkan Jenderal Senior Min Aung Hlaing pada Jumat (12/2), bertepatan dengan hari libur umum, di media pemerintah.

Pengumuman itu mengatakan pengampunan hukuman bagi para tahanan Myanmar diberikan saat negara sedang membangun negara demokrasi baru dengan perdamaian, pembangunan dan disiplin untuk mengubah para tahanan menjadi warga negara yang layak, untuk menyenangkan publik dan untuk menciptakan dasar kemanusiaan dan belas kasih.

(Baca juga: Perayaan Tahun Baru Imlek Lebih Sepi dan Dibatasi di Hong Kong)

Pengampunan bagi 23.314 tahanan Myanmar dan 55 tahanan asing itu telah diberikan.

Tahanan itu sebagian besar adalah para pengunjuk rasa atas kudeta militer sebelumnya. Penguasa militer Myanmar menganggap pemilu yang dimenangi Aung San Suu Kyi itu berlangsung curang.

Para pemimpin dunia termasuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres dan Paus Fransiskus mengutuk kudeta yang membatalkan hasil pemilu demokratis Myanmar itu.

(Baca juga: Perayaan Imlek di Wuhan, Sibuk Berbelanja di Menit-menit Terakhir dan Kembali Normal di Malam Tahun Baru)

 

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini