"Perbedaan di dalam kancah kepemimpinan adalah suatu hal yang selalu ada. Selalu ada posisi di mana tidak setuju dengan kebijakan pemerintah, di sisi yang sebaliknya pemerintah juga menginginkan kebijakannya ini dirasakan masyarakat. Perjalanan kepala negara, pasti kebijakannya itu utk mensejahterakan rakyatnya. Namun, pasti tetap ada yang dikritisi. Nah, itu menjadi ruang bagi pemuda agar berjalan di rel yang benar. Tapi ini adalah dinamika suatu perjalanan," urainya.
Baca Juga: HUT Ke-74 HMI, Airlangga Hartarto: HMI Kawah Candradimuka Insan Akademis dan Pengabdi
Listyo mengingatkan agar masyarakat bisa bersatu dalam menghadapi Covid-19. "Yang perlu saya ingatkan kita sedang hadapi Covid. Situasi Covid adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama-sama menyatukan kekuatan. Kenapa? dari situasi yang normal bahwa berdasarkan lembaga survei internasional, Indonesia memiliki banyak sumber daya. Memiliki jumlah penduduk yang besar, yang kalau bisa dikelola dengan baik, maka kita akan masuk di posisi nomor 5, kapan di mana kita harus berbeda pendapat, namun kapan di mana kita harus bersatu, maka ada nilai-nilai yang harus kita jaga, nilai-nilai persatuan dan kesatuan," tutupnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.