Malaysia Deportasi Lebih dari 1.000 Migran ke Myanmar, Kelompok HAM Kecam 'Tidak Manusiawi dan Menyedihkan'

Agregasi BBC Indonesia, · Rabu 24 Februari 2021 05:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 18 2367227 malaysia-deportasi-lebih-dari-1-000-migran-ke-myanmar-kelompok-ham-kecam-tidak-manusiawi-dan-menyedihkan-9zzR25Vmy2.jpg Migran Malaysia yang dideportasi dengan kapal AL Myanmar yang dikirimkan junta militer (Foto: Reuters)

Wakil Direktur Asia Human Rights Watch Phil Roberson mengatakan Malaysia "mengirimkan mereka ke tangan junta militer yang dikenal mempersekusi orang yang lari dari negara karena alasan politik".

Para pejabat Malaysia menekankan mereka yang dipulangkan melanggar peraturan termasuk pelanggaran visa dan deprotasi itu adalah bagian dari program rutin repatriasi migran.

Sekitar 37.000 warga asing direpatriasi tahun lalu.

Jutaan migran asing bekerja di Malaysia dan sebagian besar bekerja di sektor konstruksi dan pembangunan.

Kelompok HAM sangat jarang melakukan langkah hukum menentang deportasi.

Kelompok-kelompok itu melakukan tindakan hukum karena memburuknya kondisi hak asasi manusia di Myanmar sejak militer melancarkan kudeta.

Mereka menyatakan kelompok rentan termasuk para migran.

Para aktivis menyatakan kekhawatiran sejak pemerintah melarang para petugas UNHCR masuk ke berbagai kamp tahanan imigrasi di Malaysia pada 2019.

Dengan larangan itu, PBB tidak dapat menilai apakah para migran itu adalah pencari suaka karena penganiyaan atau migran yang mencari kerja.

Setelah militer melancarkan kudeta di Myanmar, pemerintah Malaysia pada awalnya "menyatakan keprihatinan" atas pengambil alihan kekuasaan. Namun tak lama kemudian muncul berita Kuala Lumpur menerima tawaran junta militer mengirim kapal perang untuk merepatriasi tahanan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini