Pengguna Google Maps Ketakutan Temukan Sisa-sisa Kerangka dan Borgol di Dekat Situs Chernobyl

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 25 Februari 2021 07:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 18 2367939 pengguna-google-maps-ketakutan-temukan-sisa-sisa-kerangka-dan-borgol-di-dekat-situs-chernobyl-zgQkPVVYVJ.jpg Tulang-tulang terlihat berserakan di area Chernobyl (Foto: TikTok)

UKRAINA - Seorang pengguna Google maps begitu ketakutan ketika menemukan sisa-sisa kerangka dan satu set borgol saat menjelajahi Chernobyl.

Sebuah video yang diposting di TikTok mengklaim menunjukkan pengguna sedang bekerja di tempat sisa-sisa pembangkit listrik yang terkenal di jantung bencana nuklir terburuk di dunia itu.

Dengan iringan musik yang terdengar horor, pengguna TikTok berjalan menuju pipa besar dan tiba-tiba berbelok ke kiri.

Di tanah terlihat tumpukan tulang tergeletak di atas lumut dengan borgol berkarat.

Video yang belum diverifikasi yang diposting di akun GoogleMapsFun ini mengatakan “ini Chernobyl" dengan emoji wajah yang ketakutan.

(Baca juga: Desa Ini Dipenuhi 3.000 Janda, Suami Mereka Tewas Diterkam Harimau)

Seperti diketahui, bencana nuklir di Chernobyl di tempat yang sekarang disebut Ukraina merenggut 31 nyawa dan menyebabkan ribuan orang dan hewan terpapar radiasi yang berpotensi fatal

Ketika alarm berbunyi di pembangkit nuklir pada tanggal 26 April 1986, para pekerja melihat panel kontrol yang menandakan kehancuran besar di reaktor nomor empat.

Sakelar pengaman telah dimatikan pada dini hari untuk menguji turbin tetapi reaktornya terlalu panas dan menghasilkan ledakan - setara dengan 500 bom nuklir.

Atap reaktor tertiup angin dan segumpal bahan radioaktif terlempar ke atmosfer.

Saat udara tersedot ke dalam reaktor yang hancur, ini memicu gas karbon monoksida yang mudah terbakar yang menyebabkan kebakaran yang berlangsung selama sembilan hari.

(Baca juga: Kembar Identik Ini Menjadi yang Pertama Jalani Operasi Penggantian Kelamin Bersama)

Setelah kecelakaan, jejak endapan radioaktif ditemukan di Belarusia. Di sini hujan beracun merusak tanaman dan menyebabkan mutasi hewan.

Dampak dahsyat juga dirasakan di Skandinavia, Swiss, Yunani, Italia, Prancis, dan Inggris.

Baru-baru ini daerah itu mengalami lonjakan pengunjung yang besar setelah acara TV yang mencekam dan ada rencana untuk menjadikannya lokasi wisata.

Pengunjung harus diperiksa sebelum mereka memasuki Zona Pengecualian dan diberitahu untuk tidak menyentuh apapun di dalam area penjagaan.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini