Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

1.831 Dokter Terpapar Covid-19, Wamenkes: 17% di Antaranya Wafat

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 25 Februari 2021 |15:04 WIB
1.831 Dokter Terpapar Covid-19, Wamenkes: 17% di Antaranya Wafat
Ilustrasi (Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, data dari Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia per 10 Februari 2021, sebanyak 1.831 dokter di Indonesia terpapar Covid-19, 17% di antaranya wafat.

Danten menegaskan, perlindungan bagi para dokter menjadi masalah yang sangat krusial di era pandemi Covid-19 saat ini. “Kita tahu bahwa perlindungan para dokter di era pandemi ini menjadi masalah yang sangat krusial yang harus kita hadapi bersama,” ungkapnya pada sambutan Launching Buku: Pedoman Standar Perlindungan Dokter di Era Covid-19 Edisi ke-2, secara virtual, Kamis (25/2/2021).

Danten menambahkan, perlindungan dokter saat pandemi penting sekali karena beberapa hal. “Pertama adalah sudah 1.831 dokter konfirmasi berdasarkan mitigasi yang dilakukan oleh PB IDI data sampai tanggal 10 Februari 2021. Dari 1.831 tersebut, itu teman-teman kita 17% diantaranya wafat,” kata Dante.

Baca Juga: Bamsoet Dorong Pemerintah Anggarkan Santunan Kematian Korban Covid-19

“Dan ini air mata kita sudah habis mengingat teman-teman kita sudah wafat tersebut yang sudah melakukan segala daya upaya untuk melakukan pengobatan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien-pasien kita,” tuturnya.

Baca Juga: Cegah Klaster Baru Covid-19, 3 Hal Ini Wajib Dilakukan saat Vaksinasi

Dante mengatakan, para dokter yang wafat menjadi catatan sejarah dalam sejarah kedokteran di era pandemi ini. “Dan, ternyata temen-temen kita yang wafat tersebut menjadi catatan sejarah yang dalam sejarah kedokteran di era pandemi yang akan selalu kita ingat,” tukasnya.

Sementara itu, upaya yang dilakukan untuk melindungi para dokter dari terpapar Covid-19 adalah dengan program vaksinasi.

“Maka, dari upaya yang kita lakukan selain melakukan testing, threatment, tracing pada pasien dan masyarakat, kita juga melakukan vaksinasi, salah satunya adalah sebagai prioritas utama untuk melindungi para dokter kita,” ungkapnya.

Bahkan, kata Dante, sebanyak 1.468.764 dokter menjadi sasaran dari vaksinasi Covid-19. "Vaksinasi 1.468.764 nakes yang mendapatkan vaksinasi tahap pertama kita pilih untuk menjadikan mereka sebagai garda terdepan yang harus dilindungi, dan dilakukan mitigasi supaya angka konfirmasinya menjadi turun, angka wafatnya menjadi turun baik di rumah sakit maupun praktik sehari-hari,” pungkasnya.

(Sazili Mustofa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement