Covid-19 Varian California 11 Kali Lebih Mematikan Daripada Strain Afrika Selatan

Susi Susanti, Koran SI · Jum'at 26 Februari 2021 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 18 2368767 covid-19-varian-california-11-kali-lebih-mematikan-daripada-strain-afrika-selatan-fTsB06lFwv.jpg Covid-19 varian California 11 kali lebih mematikan (Foto: Reuters)

SAN FRANCISCO - Sebuah studi baru dari University of California, San Francisco (UCSF)
Amerika Serikat (AS) menunjukkan varian Covid-19 California 11 kali lebih mematikan daripada strain Afrika Selatan (Afsel).

Menurut studi ini, strain California, yang belum sampai ke Inggris, diperkirakan mendorong “viral load” virus dua kali lebih tinggi dari yang asli yang ditemukan di Wuhan, China, pada 2019, ke mereka yang terinfeksi.

“Viral load” yang lebih tinggi ini mengartikan i pasien sangat menular dan karena itu lebih mudah menyebarkan virus, meskipun hal ini masih dipantau.

Para peneliti juga mengatakan strain ini menyebar setidaknya secepat mutasi terbaru lainnya dan bisa 11 kali lebih fatal.

Daily Mail melaporkan dalam studi tersebut, yang akan diposting ke medRxiv.org dalam beberapa hari mendatang, para ilmuwan mengambil 2.172 sampel strain dari seluruh negara bagian antara September 2020 dan Januari 2021.

(Baca juga: FBI Selidiki Penampakan UFO Usai Terima Laporan Maskapai Penerbangan)

Penelitian mengklaim mereka yang selamat dari virus Covid-19 varian California memiliki antibodi dua kali lipat lebih sedikit daripada jenis lainnya.

Seorang ilmuwan yang bekerja pada studi UCSF mengatakan kepada Los Angeles Times jika varian baru itu dapat menyebabkan 90 persen dari semua kasus infeksi California pada akhir Maret mendatang.

Profesor kedokteran laboratorium dan penyakit menular UCSF, Dr Charles Chiu juga mengatakan jenis virus ini mungkin lebih mudah menular dibandingkan jenis lain hingga 24 persen.

Dr Chiu dan timnya menemukan tingkat kematian 11 kali lipat lebih tinggi, namun, hanya ada 12 kematian dalam kelompok tersebut. Ini bisa menjadi "kebetulan statistik" dan perlu diuji dalam kelompok yang lebih besar.

Seperti diketahui, strain ini pertama kali diidentifikasi pada Mei tahun lalu, tetapi sebagian besar tidak ada kasus yang tercatat hingga Oktober tahun lalu.

(Baca juga: Tidak Sadar Hamil, Wanita Ini Melahirkan di Klinik Gigi, Harus Bayar Rp3,7 Juta)

Mutasi terkait yang diidentifikasi di AS, secara resmi dikenal sebagai B.1.427 / B.1.429 dan dapat ditambahkan ke daftar galur baru yang terus bertambah.

Pada bulan lalu, mutasi strain California menyumbang lebih dari setengah dari semua sampel Covid-19 yang dianalisis secara genetik di bagian negara itu.

Perlu juga dicatat, meskipun contoh varian telah ditemukan di negara bagian AS lainnya, tapi kasus jenis bar itu hanya melonjak di California.

Varian yang sangat menular lainnya termasuk yang ditemukan di Kent, yang kemudian melonjak melalui Inggris dan membuat Inggris melakukan penguncian ketiga pada Januari lalu.

Sementara itu, mereka yang berada di Afrika Selatan dan Brasil juga telah menimbulkan keprihatinan besar. Para ahli bekerja mati-matian untuk mengatasi potensi mutasi lebih lanjut.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini