Wartawan Jepang yang Ditangkap Polisi Myanmar Akhirnya Bebas, Begini Kondisinya

Antara, · Jum'at 26 Februari 2021 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 18 2369083 wartawan-jepang-yang-ditangkap-polisi-myanmar-akhirnya-bebas-begini-kondisinya-iyTKvS84q2.jpg Aksi demonstran tolak junta militer di Myanmar. (Foto: Reuters)

TOKYO - Kepolisian Myanmar membebaskan Yuki Kitazumi, seorang wartawan lepas dari Jepang, pada Jumat (26/2/2021), setelah menahannya dalam waktu singkat saat aksi protes di Yangon. Informasi itu diperoleh dari Radio Free Asia dalam siaran langsung di Facebook. 

"Terima kasih banyak kepada semua kawan. Saya baik-baik saja. Saya aman," kata Kitazumi usai meninggalkan kantor polisi di distrik Sanchaung, Yangon.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang menyebut bahwa salah satu warga negaranya yang berusia 40-an tahun telah ditahan oleh pasukan keamanan Myanmar di Yangon, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Kepolisian Myanmar, sejauh ini, juga belum memberikan komentarnya.

Baca juga: Inggris Jatuhkan Sanksi pada Panglima Tertinggi Junta Militer Myanmar

Kitazumi, yang menjalankan perusahaan produksi media sekaligus pernah menjadi wartawan harian bisnis Jepang, Nikkei, merupakan jurnalis asing pertama yang ditangkap sejak kudeta militer Myanmar atas pemerintahan resmi pada 1 Februari lalu.

Kitazumi menjadi warga asing kedua yang diketahui ditahan di bawah otoritas junta militer, setelah akademisi Australia, Sean Turnell, yang merupakan penasihat reformasi ekonomi untuk pimpinan terpilih Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Baca juga: Kemlu RI Bantah Indonesia Isyaratkan Akui Pemerintahan Junta di Myanmar

Turnell ditangkap pada 6 Januari dan hingga kini masih dalam penahanan.

Sementara pada 2007 silam, seorang jurnalis Jepang yang meliput aksi protes di Myanmar, Kenji Nagai, ditembak hingga tewas dari jarak dekat, ketika militer menembaki para pengunjuk rasa di masa demonstrasi anti pemerintah yang dipimpin para biksu Buddha.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini