MAKASSAR - Pengamat politik Universitas Hasanuddin, Andi Ali Armunanto menilai kasus penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan "menguntungkan" Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman pada Pilgub 2023.
"Namun dengan kondisi seperti saat ini, maka hal itu bisa mengubah situasi. Kondisi ini memang tidak pernah disangka-sangka, khususnya Pak Wagub," kata Andi, Minggu (28/2/2021).
Baca juga: Masih Syok, PDIP Belum Terpikir Ganti Nurdin Abdullah Pasca-Ditangkap KPK
Jika pada akhirnya kasus NA bergulir sampai akhirnya dinyatakan bersalah, maka Andi Sudirman Sulaiman bisa memperkuat pengaruhnya karena secara otomatis akan mengisi atau menggantikan posisi Nurdin Abdullah sebagai pemimpin di Sulsel.
Baca juga: KPK Perlihatkan Tumpukan Uang di Koper Diduga untuk Nurdin Abdullah
Waktu kurang lebih dua tahun tersisa masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, bisa dimaksimalkan untuk memperkuat posisinya dengan tentunya melalui kerja-kerja yang nyata untuk masyarakat.
"Jadi jika siapa yang paling diuntungkan, tentu Andi Sudirman Sulaiman yang akan mengisi posisi Gubernur Sulsel," ujarnya.
"Namun itu tadi, jika memang pada akhirnya NA diputuskan bersalah. Sebaliknya jika dalam proses hukum dinyatakan tidak bersalah, maka harus fokus membersihkan namanya (untuk meraih kepercayaan pemilih)," lanjutnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.