Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arak Batavia Sempat Dicicipi Marco Polo dan Kapten James Cook

Doddy Handoko , Jurnalis-Rabu, 03 Maret 2021 |06:01 WIB
Arak Batavia Sempat Dicicipi Marco Polo dan Kapten James Cook
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Baca Juga:  Melacak Jejak Prajurit Mataram saat Serang Batavia

Arak tersebut salah satu produk asli Batavia, terbuat dari air tebu dan beras merah, diproduksi di Indonesia untuk selanjutnya dikirim ke Belanda untuk dilakukan proses blending . Bahan dasar yang sudah di -blend itu lalu dicampur lagi dengan beberapa jenis bahan racikan lainnya. Hasil akhirnya dikirim ke Austria untuk disemat label, sebelum akhirnya didistribusikan ke seluruh dunia.

Dalam sebuah tulisan, "Peran Etnis Cina dalam Pengembangan Iptek" tertulis bahwa sudah sejak abad 17 warga Tionghoa di Batavia mengembangkan berbagai budidaya seperti tebu dan padi. Dari dua komoditi itu dibuatlah arak yang terdiri dari beras yang difermentasi, tetes tebu dan nira. Mereka telah mengembangkan penyulingan arak sejak awal abad 17.

"Bangsa kita harus minum atau mati," tulis Coen pada 1619. Tidaklah heran bahwa penyulingan arak disebut industri utama di Batavia. Arak Batavia menjadi terkenal di seluruh Asia.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement