Polisi Sebut Ali Kalora Tertembak, tapi Berhasil Kabur

Antara, · Rabu 03 Maret 2021 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 340 2371860 polisi-sebut-ali-kalora-tertembak-tapi-berhasil-kabur-vWhPrbkYUw.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

PALU - Kontak tembak antara Satuan tugas Madago Raya, gabungan TNI/Polri dengan Kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO), Mujahidin Indonesia Timur Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), terjadi pada Rabu (3/3/2021).

Kontak tembak itu merupakan rangkaian peristiwa kontak tembak yang terjadi pada Senin (1/3/2021). Dalam kejadian itu,dua orang DPO MIT Poso serta satu anggota TNI meninggal dunia.

Dari keterangan pihak Kepolisian, saat kontak tembak terjadi, Pimpinan MIT Poso, Ali Kalora, sempat terkena tembakan, namun berhasil melarikan diri.

Dari hal itu, kemudian polisi kembali menyisir dan mengejar kelompok tersebut di wilayah pegunungan Poso.

"Iya itu waktu kejadian pertama, dia yang diduga Ali Kalora, sempat kena tembak, dan hari ini kemudian terlibat kontak tembak lagi saat kita melakukan penyisiran," ungkap Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, pada Rabu 03/03.

Kontak tembak pada hari ini, Rabu (3/3/2021) mengakibatkan satu anggota Kepolisian dari Brimob Polda Sulteng, yakni Briptu Herlis meninggal dunia.

"Korban mengalami luka tembak di bagian perut," jelas Didik

Baca Juga : Soal Pimpinan MIT Ali Kalora Tertembak, Ini Penjelasan Polri

Rencananya, jenazah Briptu Herlis akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini