Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Moeldoko Kudeta AHY, Zulhas: Mari Rapatkan Barisan!

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Sabtu, 06 Maret 2021 |04:13 WIB
Moeldoko Kudeta AHY, Zulhas: Mari Rapatkan Barisan!
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menuliskan surat terbuka untuk seluruh pengurus dan kader PAN. Surat itu diketik di akun pribadi Twitternya @ZUL_Hasan, setelah ramai pemberitaan soal Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang mengusung mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai ketua umum.

(Baca juga: Menyesal Tunjuk Moeldoko sebagai Panglima TNI, SBY: Saya Mohon Ampun pada Allah)

"Surat untuk saudaraku pengurus dan kader PAN di seluruh Indonesia. Saya menulis ini dari Jakarta, mudah-mudahan bisa dibaca di tempat masing-masing saudaraku berjuang," demikian dituliskan Zulhas di akun pribadi twitternya.

Dalam surat terbukanya tersebut, Zulhas menitipkan pesan untuk para pengurus dan kadernya. Ia meminta agar para pengurus serta kader PAN lebih mengutamakan kepentingan rakyat.

"Di manapun Saudaraku berada, saya titip pesan selalu utamakan kepentingan rakyat, tolong masyarakat yang kesusahan, dengarkan keluh kesahnya, bela hak-haknya. Partai ini didirikan untuk melindungi dan menyejahterakan mereka," terangnya.

Disela-sela itu, Wakil Ketua MPR RI ini juga menyinggung dinamika yang pernah dialami PAN, setahun lalu. Dinamika itu berkaitan dengan kongres PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 11 Februari 2020.

"Saudaraku, kita sudah pernah melewati berbagai dinamika di partai ini, melalui kongres yang penuh kompetisi, menghadapi perbedaan-perbedaan yang kadang keras dan tajam," ungkapnya.

"Namun kita perlu bersyukur PAN saat ini masih tegak berdiri. Bahkan justru lebih baik, lebih solid, Insya Allah lebih maju jika kita perjuangkan bersama-sama," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Zulhas meminta agar seluruh kader PAN lebih solid, saling membimbing dan merangkul. Ia juga mengaku telah membukakan pintu maaf atas perbedaan pikiran dan pendapat yang terjadi saat kongres di Kendari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement